Jurnal Identitas (Journal of Citizenship and Legal Identity Studies) merupakan jurnal akademik peer-reviewed yang menyediakan wadah ilmiah untuk kajian kritis dan interdisipliner mengenai kewarganegaraan, identitas hukum, tata kelola kependudukan, serta penghapusan diskriminasi ras dan etnis. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September).

Tujuan dan Ruang Lingkup

Jurnal Identitas bertujuan untuk mengembangkan kajian interdisipliner mengenai kewarganegaraan, identitas hukum, dan tata kelola kependudukan, dengan perhatian khusus pada isu kesetaraan dan non-diskriminasi. Jurnal ini menjadi forum bagi kajian akademik yang mendalam mengenai dimensi hukum, politik, administratif, dan sosial-kultural dalam pengakuan negara, keanggotaan, serta regulasi identitas.

Ruang lingkup jurnal ini meliputi, namun tidak terbatas pada:

  • Hukum kewarganegaraan dan kebangsaan
  • Tata kelola migrasi dan imigrasi
  • Kerangka identitas hukum dan sistem dokumentasi
  • Pencatatan sipil dan statistik vital (CRVS)
  • Administrasi kependudukan dan tata kelola demografi
  • Tanpa kewarganegaraan (statelessness) dan individu tanpa dokumen
  • Diskriminasi ras dan etnis dalam rezim kewarganegaraan
  • Teori kewarganegaraan dan perdebatan normatif
  • Pendidikan kewarganegaraan dalam kaitannya dengan identitas hukum dan partisipasi demokratis

Jurnal ini menerima artikel dengan pendekatan doktrinal, socio-legal, empiris, teoritis, maupun berbasis kebijakan yang berkontribusi pada pengembangan sistem identitas hukum yang inklusif dan kerangka kewarganegaraan yang berkeadilan, khususnya dalam konteks Indonesia dan perbandingan internasional.

Proses Peer Review

Jurnal Identitas mempublikasikan artikel penelitian, artikel tinjauan (review), serta analisis kebijakan. Seluruh naskah yang masuk akan melalui proses double-blind peer review untuk menjamin integritas akademik, kualitas ilmiah, dan independensi editorial.

Setiap naskah ditelaah oleh setidaknya dua reviewer independen. Proses penelaahan umumnya berlangsung hingga 16 minggu, tergantung pada ketersediaan reviewer dan kebutuhan revisi.

Artikel diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Abstrak dalam Bahasa Inggris disediakan untuk seluruh artikel guna meningkatkan aksesibilitas internasional dan pertukaran akademik.

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung terhadap seluruh kontennya, berdasarkan prinsip bahwa penyediaan hasil penelitian secara bebas kepada publik akan mendorong pertukaran pengetahuan secara global.

Jurnal Identitas menawarkan proses publikasi tanpa biaya (fee-free). Tidak terdapat Article Processing Charges (APC) pada seluruh tahapan, baik pengiriman, penelaahan, maupun publikasi artikel. Seluruh konten yang diterbitkan tersedia secara bebas dan dapat diakses oleh publik.

Seluruh artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0), yang memungkinkan penggunaan, distribusi, dan reproduksi tanpa batas dalam media apa pun, selama penulis dan sumber asli dicantumkan secara tepat.
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Hak Cipta

Penulis tetap memegang hak cipta atas karya yang dipublikasikan, serta memberikan hak kepada jurnal untuk menerbitkan pertama kali. Karya tersebut dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).

Etika Publikasi

Jurnal Identitas berpedoman pada prinsip etika publikasi sebagaimana ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Jurnal ini berkomitmen untuk menjaga standar tinggi integritas akademik, termasuk dalam hal kepengarangan, orisinalitas, pencegahan plagiarisme, integritas data, serta pengungkapan konflik kepentingan.

Seluruh pihak yang terlibat dalam proses publikasi—penulis, editor, dan reviewer—wajib mematuhi standar etika guna menjamin kredibilitas dan kualitas komunikasi ilmiah.

Kebijakan Anti-Endogeni Editorial

Untuk menjaga independensi dan keberagaman perspektif,  Jurnal Identitas membatasi publikasi dari anggota Dewan Editorial dan Tim Editorial maksimal 25% dari total artikel dalam dua edisi berturut-turut.

Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah dominasi publikasi dari kalangan internal jurnal dan memastikan kesempatan yang adil bagi seluruh peneliti di bidang kewarganegaraan dan identitas hukum.

Pengarsipan

Jurnal ini menjamin pelestarian jangka panjang dan akses berkelanjutan terhadap seluruh konten yang diterbitkan melalui sistem pengarsipan digital.

Jurnal Identitas berpartisipasi dalam LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe), yang mendistribusikan konten jurnal ke jaringan perpustakaan global untuk memastikan redundansi dan keberlanjutan akses.

Jurnal ini juga berpartisipasi dalam PKP Preservation Network (PKP PN) guna menjamin keamanan dan keberlanjutan pelestarian digital.

Kebijakan Repositori

Penulis diperbolehkan untuk menyimpan seluruh versi naskah (preprint, naskah yang telah diterima, dan versi terbit) di repositori institusi maupun repositori tematik tanpa embargo.